Tampilkan postingan dengan label Grossular. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grossular. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

Almandine, Garnet Merah nan Mempesona

Salah satu turunan Garnet yang terkenal sejak dulu kala adalah Almandine. Batu berwarna merah gelap ini mendapat namanya dari kota Alabanda atau Albandicus, Turki.
Almandine foto by Didier Descouens 
Garnet sendiri merupakan istilah bagi sekelompok permata yang satu keturunan yang terdiri lebih dari sepuluh permata dengan warna berlainan, kecuali biru yang tidak terdapat dalam keluarga mineral neosilikat ini.

Di antara permata Garnet itu Almandine merupakan varietas yang paling umum terdapat di alam dan secara individual termasuk dalam kelompoknya sendiri.

Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang kelompok permata Garnet silakan klik linknya :

Warna-warni Garnet si Biduri Delima nan Indah

Warna Almandine lebih gelap/tua dari Pyrope/Pirop (garnet merah) dengan bayang-bayang coklat tua, keunguan atau kehitaman dengan luster greasy sampai vitreous.

Almandine dan Pirop kadang sulit dibedakan. Biasanya Almandine lebih gelap dan lebih berat karena kandungan besinya. Spinel merah gelap atau Rubelit (Turmalin merah) juga mirip dengan Almandine.

Keajaiban Turmalin, Batu dengan Sejuta Warna

Kebanyakan rough Almandine tidak tembus cahaya (opaque), yang dijadikan permata biasanya jenis transparan atau translucent (semi tembus cahaya).

Seja ribuan tahun permata ini sudah terkenal dan kepopulerannya tetap bertahan sampai sekarang. Ada yang menyebutnya Almandit, tapi nama yang tepat sebenarnya adalah Almandine.

Namanya diadopsi dari nama sebuah kota kuno di Barat Daya kota Anatalia (Turki) yaitu Alabanda (Alabandicus), yang menurut Pliny, seorang filsuf Yunani Kuno, di kota itulah garnet Almandine banyak digosok menjadi permata.
Almandine dalam gosokan facet, brilliant, teardrop dan emerald cut
Di market internasional batu ini jarang disebut nama aslinya, biasanya disebut 'Garnet' saja atau 'Almandine Garnet'.

Selain Almandine nama resminya, di komunitas gemstones batu ini dikenal juga dengan nama Rubi Almandine, Garnet Srilangka, Garnet Oriental, Karbunkle (percik api) atau Garnet Suriah/Syrian Garnet.

Almandine tidak memerlukan perlakuan khusus (seperti pemanasan atau perendaman dalam cairan tertentu/dyed) untuk meningkatkan keindahannya.

Deposit batu ini terdapat juga di Brasil, Srilangka, India, Australia, China, Greenland, Madagaskar, Mozambique, Mexico, dan beberapa daerah di USA (Alaska, Idaho, Carolina Utara, dan New York).

Spesimen Almandine, lisensi foto CC BY-SA 3.0
Meski depositnya terdapat di mana-mana, rough Almandine berkualitas permata termasuk langka.

Umumnya mineral batu ini mengandung inklusi berupa molekul-molekul pirop atau spessartin dan Grossular. Jika di asah dalam bentuk cabochon terkadang menampilkan bintang berjari empat.

Almandine dengan asterism/star hanya dihasilkan di dua tempat di dunia ini, yaitu India dan Idaho (USA). Kadang-kadang didapat juga Almandine dengan bintang berjari enam, namun sangat langka.

Formula batu ini Fe3Al2Si3O12 atau besi aluminium silikat. Derajat kekerasan 7,5 - 8,5 pada skala Mohs, paling keras dalam keluarga Garnet dengan berat jenis 4,25.

Kekerasan di level itu membuat batu ini sangat tahan gores dan cocok untuk diikat dalam berbagai bentuk perhiasan.

Garnet yang tak kalah indah :

Tsavorite, Garnet Hijau nan Cemerlang

Sunstone, Permata dengan Cahaya Emas Abadi

Permata menarik lainnya :

12 Permata Paling Langka dan Termahal di Dunia

Rabu, 28 Februari 2018

Grossular Garnet dengan Warna-warni Menawan

Grossular masih keluarga Garnet atau si Merah Delima yang terkenal sejak dahulu kala. Varietas paling terkenal berwarna hijau. Namun warna Grossular tidak hijau saja.

Sejak dulu Garnet memang dikenal sebagai sumber permata berwarna merah namun sesungguhnya mineral ini mempunyai lebih dari sepuluh permata turunan yang berlainan warna.

Kali ini kita akan menyusuri keindahan batu yang masih keluarga besar mineral silikat ini. Specimen berkualitas permata  biasanya terdapat dalam batuan granit metamorf kaya kalsium. Nama kimia mineral ini adalah Kalsium Alumunium Silikat.

Garnet Grossular
Spesimen Garnet Grossular yang umum disebut Hessonite/Hesonit. Tengah bawah adalahCinamon, deretan paling bawah Garnet Grossular yang sudah digosok.
Anggota lain dari kelompok garnet ugrandit ini yaitu andradit dan uvarovite, memiliki atom besi dan khrom yang menggantikan kedudukan logam almunium dalam ikatan kimianya.

Warnanya hijau agak mirip giok sehingga dalam perdagangan permata kadang disebut juga Jade Transvaal. Karena batu ini dulu banyak ditemukan di daerah di Afrika Selatan tersebut.

Grossular hijau ada nan translucent serupa giok ini di Indonesia dikenal sebagai Akik Biduri Anggur atau Akik Mirah Anggur. Sementara yang hijau terang di dunia internasional populer dengan nama Mint Garnet.
Garnet Grossular
Rough Grossular origin Mali dan batu yang sudah digosok facet.
Di samping hijau Grossular juga tampil dalam warna kuning, oranye, merah raspberry dan rose. Grossular dengan warna-warna ini dalam perdagangan disebut hessonit.

Kata hessonit berasal dari bahasa Yunani, hessen, yang berarti kurang, karena permata ini lebih lunak dari yacinth (zircon kuning). Perdagangan permata kita mengenalnya sebagai Batu Cinamon atau Akik Biduri Manis.

Cinamon atau Biduri Manis mempunyai ciri khas yang cukup unik, cahayanya akan lebih berkilau di bawah sinar lampu daripada di bawah sinar matahari.

Grossular kuning banyak ditambang di Srilangka. Mexico terkenal sebagai penghasil grossular merah daging atau rose yang dalam perdagangan disebut xalostoc atau di Indonesia dinamakan Akik Biduri Delima.

Derajat kekerasan batu ini 7,5 dengan berat jenis 3,65, indeks bias 1,742 - 1,748, dispersi 0,027. Cukup keras dan tidak memerlukan perawatan khusus untuk dipakai sehari-hari.

Kisah Garnet lainnya :

Warna-warni Garnet si Biduri Delima

Pyrope, Batu Delima yang Terkenal Sejak Zaman Nabi Nuh

Tsavorite, Garnet Hijau nan Cemerlang